Inilah Bukti Penistaan Agama Oleh Jalal Dan Istrinya

Jalaludin Rakhmat dan Istrinya Emilia Renita merupakan tokoh Syi’ah Indonesia yang getol menyebarkan faham sesatnya, tak jarang mereka menggunakan tipu daya dengan memutar balik fakta serta melontarkan syubhat sehingga banyak masyarakat yang tertipu.

Banyak data-data yang menguatkan kesesatan kedua tokoh syi’ah ini, yang menjelaskan bahwa keduanya menganut faham sesat yang sudah jauh menyeleweng dari aqidah Islam yang murni.

Berikut data-data serta fakta-fakta yang berhasil dihimpun oleh KH. Muhammad Said Abdu Shamad, Lc:

1.    Jalaludin danIstrinya kerap menjelek-jelekan para sahabat yang mulia serta para tabi’in bahkan mengkafirkan mereka hanya dengan bersandar pada hadist-hadist lemah palsu atau memutar balikan fakta dan menafsirkan Al-Qur’an dengan hawa nafsunya, diantara: lihat di sini

2.     Mereka juga kerap sekali berbohong dalam tulisannya, berikut bukti kebohongan mereka: lihat di sini

3.    Faham syi’ah yang mereka sebarkan merupakan ajaran sesat, karena memenuhi kriteria yang aliran sesat yang difatwakan MUI, yaitu: lihat di sini

4.    Jalaludin dan istrinya menghalalkan nikah mut’ah (kawin kontrak), padahal para ulama sepakat mengharamkannya bahkan MUI Pusat telah mengeluarkan fatwa keharamannya. Akan tetapi Jalaludin menulis pada Harian Fajar: “Nikah Mut’ah memang boleh saja dalam pandangan agama karena masih dihalalkan oleh Nabi saw. Dan apa yang dihalalkan oleh Nabi saw, maka itu berlaku sampai kiamat. Tapi secara sosial, Mut’ah belum bisa diterima” (Fajar, 25 Januari 2009)

Emilia pun pernah menulis: “Seperti dijelaskan pada dalill-dalil di bawah ini, nikah mut’ah disyariatkan dalam Al-Qur’an dan al-Sunnah. Semua ulama-apa pun mazhabnya-sepakat bahwa nikah mut’ah pernah dihalalkan di zaman Nabi saw. Mereka berikhtilaf tentang pelarangan nikah mut’ah. Syiah berpegang kepada yang disepakati dan meninggalkan yang dipertentangkan” (40 Masalah Syiah. Hal.217)

5.    Jalaludin menulis dalam suatu makalahnya: “walhasil berdasarkan hadis ini dan banyak hadis yang tidak dicantumkan di sini, Syiah memilih Ahlul Bait sebagai rujukan mereka. Ahlus Sunnah memilih untuk mengikuti Maliki, Hanafi, Syafi’i dan Hambali mungkin dengan alasan-alasan tertentu. Saya tidak tahu apakah ada nash atau tidak untuk itu. Syiah memilih Ahlul Bait karena perintah Allah swt dan petunjuk Rasulullah saw, karena Al Quran dan Sunnah.” (Mengapa Kami Memilih Madzhab Ahlul Bait, hal 7).

Jadi dapat dipahami mengikuti selain Ahlul Bait, seperti sahabat dan para imam yang empat tidak berdasarkan Al Quran dan Sunnah atau masih diragukan ada nash atau tidak untuk itu.

Sumber: http://www.gensyiah.com/data-penistaan-agama-yang-dilakukan-pentolan-syiah-jalaluddin-rakhmat-dkk.html

Oleh: KH. Muhammad Abdu Shomad, Lc

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s